The Effect Of Elderly Exercise On Blood Pressure In Elderly Hypertension In Sei Serindan Village
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Abstract
Pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah penderita hipertensi pada kelompok senam lansia Banjarkaya Setan Denpasar Selatan diteliti hanya dengan menggunakan satu kelompok sampel. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebagai pretest hanya pada pertemuan pertama dan sebagai posttest hanya pada pertemuan keenam. Oleh karena itu, perlu diketahui efektivitas latihan fisik pada lansia terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Senam lansia merupakan olahraga ringan yang mudah dilakukan bahkan oleh orang lanjut usia dan tidak menimbulkan stres. Aktivitas fisik ini membantu para lansia menjaga tubuhnya tetap sehat dan segar. Senam untuk lansia ini membantu memperkuat dan menjaga tulang tetap kuat, merangsang fungsi jantung secara optimal, dan menghilangkan radikal bebas yang melayang di dalam tubuh. Jenis olah raga yang umum dilakukan adalah olah raga untuk hipertensi pada lansia (Anggriyana tri Widianti & Atikah Proverawati, 2010; 11).
Jenis penelitian ini memakai study prospektif yg bersifat melihat kedepan menggunakan maksud dimulai berdasarkan variabel penyebab atau faktor resiko lalu diikuti dampak dalam saat yg akan datang. Dengan bentuk penelitian kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada saat tekanan darah <150>150, jumlah obat antihipertensi lansia yang ikut olahraga adalah Ya (13 orang (62%), Tidak (2 orang (22%))), p (value) sebesar 0,06%. Nilai p yang dihasilkan ditemukan kurang dari 0,05. Berdasarkan keluaran tersebut Ha diterima dan H0 ditolak. Hal ini mengacu pada efek olahraga di usia tua terhadap darah. Tekanan lansia hipertensi di desa Say Serindan tahun 2020.
Kesimpulan penelitian adalah olahraga pada lansia berpengaruh terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di desa Sei Serindan.
##plugins.themes.bootstrap3.article.details##
Astari, et al., (2012), The Effect of Elderly Gymnastics on Blood Pressure in Elderly with Hypertension in the Elderly Gymnastics Group in Banjar Kaja Sesetan, South Denpasar.
Christiani Sunkudon, et al. (2015). The Effect of Elderly Gymnastics on Blood Pressure Stability in the GMI Anugerah Elderly Group in Tumaratas 2 Village, West Langowan District. Nursing Journal, (e-Kp) volume 3. Number 1. February 2015. Page 2. Sam Ratulangi University, Tumaratas.
Najamuddin Muhammad, (2010), Daily Health Questions and Answers for the Elderly, Tunas Publishing, Yogyakarta.
Notoatmodjo, S. (2010). Health Promotion & Behavior. PT Rineka Cipta:
Jakarta Nababan, L & Sari, W. ( 2018).
Petter Kabo, (2018), How to use cardiovascular drugs effectively
rational. Faculty of Medicine, University of Indonesia.Jakarta.
http :// id.Scrib.Com. / document / 2016 / concept - elderly gymnastics.
Lestari Simamora, et al. (2017). The Effect of Body Mass Index (BMI) on the Incidence of Hypertension in Women of Childbearing Age (WUS) in the Pulo Brayan Community Health Center Area, Medan. Journal of Muara Science, Technology, Medicine, and Health Sciences, Vol. 3. No. 1. April 2019. Page 2. Medan.
Suiraoka, IP, (2018), Degenerative Diseases: Recognizing, Preventing and Reducing Risk Factors for 9 Degenerative Diseases, Nuha Medika. Yogyakarta.
Sulastri, (2015), The Effect of Elderly Gymnastics on Blood Pressure in Hypertensive Elderly at Kalijambe Health Center, Sragen, page 18, S-1 Nursing Study, Kusuma Husada Health College, Surakarta.
Tri Yanto, E. (2018), Integrated Nursing Services for Hypertension Patients. GRAHA ILMU: Yogyakarta.
Yekti, Ari, (2019). How to overcome hypertension. CV. Andi Offset (Andi publisher). Yogyakarta.