Citra Perempuan dan Pencarian Jati Diri dalam Cerpen-Cerpen Nh. Dini: Kajian Feminisme Eksistensial dalam Sastra Indonesia Modern
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Abstract
Penelitian ini mengkaji citra perempuan dan pergulatan jati diri tokoh-tokoh utama dalam cerpen-cerpen karya Nh. Dini melalui pendekatan feminisme eksistensial. Nh. Dini merupakan salah satu pengarang perempuan Indonesia yang berani mengangkat isu kebebasan, kesetaraan, dan eksistensi perempuan di tengah tekanan budaya patriarki. Penelitian ini bertujuan menyingkap bagaimana tokoh perempuan dalam karya Nh. Dini berjuang menegaskan eksistensinya sebagai individu yang bebas menentukan arah hidupnya sendiri. Dengan menggunakan metode kualitatif-deskriptif dan analisis tekstual, beberapa cerpen seperti Langit dan Bumi Sahabat Kami, Perempuan di Sebuah Rumah Kecil, dan Sekuntum Bunga di Tengah Hujan dianalisis dari segi tema, karakter, konflik batin, serta simbol-simbol yang mencerminkan perjuangan perempuan terhadap kebebasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karya Nh. Dini merepresentasikan perempuan bukan sebagai objek pasif, tetapi sebagai subjek yang berdaya, sadar, dan berani mengambil keputusan meski bertentangan dengan norma sosial. Melalui penggambaran tokoh-tokohnya, Nh. Dini menegaskan bahwa perempuan memiliki hak penuh atas tubuh, pikiran, dan kehidupannya. Pemikiran ini sejalan dengan konsep eksistensialisme feminis Simone de Beauvoir, bahwa perempuan harus membebaskan diri dari “peran yang diciptakan” oleh masyarakat. Dengan demikian, karya-karya Nh. Dini menjadi simbol perjuangan eksistensial perempuan Indonesia dalam menemukan identitas dan kebebasannya di tengah budaya patriarki yang mengekang.
##plugins.themes.bootstrap3.article.details##
[2] Kádár, D. Z., & Haugh, M. (2013). Understanding politeness. Cambridge: Cambridge University Press.
[3] Culpeper, J. (2011). Impoliteness: Using language to cause offence. Cambridge: Cambridge University Press.
[4] Drew, P., & Heritage, J. (Eds.). (1992). Talk at work: Interaction in institutional settings. Cambridge: Cambridge University Press. (ISBN: 9780521374897)
[5] Sacks, H., Schegloff, E. A., & Jefferson, G. (1974). A simplest systematics for the organization of turn-taking for conversation. Language, 50(4), 696–735.
[6] Schegloff, E. A. (2007). Sequence organization in interaction: A primer in conversation analysis I. Cambridge: Cambridge University Press. (ISBN: 9780521532792)
[7] Pomerantz, A. (1984). Agreeing and disagreeing with assessments: Some features of preferred/dispreferred turn shapes. In J. M. Atkinson & J. Heritage (Eds.), Structures of social action (pp. 57–101). Cambridge: Cambridge University Press. (ISBN: 9780521318624)
[8] Heritage, J. (2012). Epistemics in action: Action formation and territories of knowledge. Research on Language and Social Interaction, 45(1), 1–29.
[9] Stevanovic, M., & Peräkylä, A. (2012). Deontic authority in interaction: The right to announce, propose, and decide. Dialogue & Discourse, 3(1), 1–19.
[10] Curl, T. S., & Drew, P. (2008). Contingency and action: A comparison of two forms of requesting. Research on Language and Social Interaction, 41(2), 129–153.
[11] Biber, D., Conrad, S., & Reppen, R. (1998). Corpus linguistics: Investigating language structure and use. Cambridge: Cambridge University Press. (ISBN: 9780521496223)
[12] Heritage, J., & Clayman, S. (2010). Talk in action: Interactions, identities, and institutions. Chichester: Wiley-Blackwell. (ISBN: 9781405197476)
[13] Dresner, E., & Herring, S. C. (2010). Functions of the nonverbal in CMC: Emoticons and illocutionary force. Communication Theory, 20(3), 249–268.
[14] Couper-Kuhlen, E., & Selting, M. (2018). Interactional linguistics: Studying language in social interaction. Cambridge: Cambridge University Press.
[15] Heritage, J., & Raymond, G. (2005). The terms of agreement: Indexing epistemic authority and subordination in talk-in-interaction. Social Psychology Quarterly, 68(1), 15–38.
[16] Kasper, G., & Rose, K. R. (2002). Pragmatic development in a second language. Oxford: Blackwell. (ISBN: 9780631234303)
[17] Robinson, J. D. (2006). Managing accountability in social interaction. Communication Studies, 57(1), 1–25.