##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Edwin Siregar

Abstract





Studi ini menelaah bagaimana identitas sosial dan mobilitas antarkelas/antar-ruang kota membentuk pola pergeseran kode pada komunitas urban multietnik. Berangkat dari kerangka sosiolinguistik—audience design (Bell), accommodation (Giles), jaringan sosial (Milroy), serta kapital linguistik dan habitus (Bourdieu)—penelitian merancang pendekatan mixed-methods yang menggabungkan etnografi singkat (observasi partisipan, shadowing mobilitas harian) dengan perekaman percakapan naturalistik lintas domain (rumah, pasar/jalan, tempat kerja, dan platform digital), serta wawancara naratif mengenai lintasan mobilitas. Data dianalisis untuk mengidentifikasi jenis peralihan (inter/intra-klausa, tag-switching), pemicu situasional (topik, partisipan, medium), dan indeksasi identitas (etnik, generasi, gender, pekerjaan). Pemodelan kuantitatif ringan (regresi logistik dan model efek campuran) digunakan untuk mengaitkan probabilitas pergeseran kode dengan indikator mobilitas (pergantian wilayah kerja, jejaring lintas etnik, paparan media) dan konfigurasi audiens. Temuan menunjukkan tiga pola utama. Pertama, pergeseran intra-klausa meningkat ketika penutur mengelola identitas hibrida pada situasi cross-ethnic contact berfrekuensi tinggi, berfungsi sebagai penanda afiliasi sekaligus sumber stance ironi/humor. Kedua, mobilitas ke atas (akses kerja formal/berbahasa prestise) mendorong upward convergence pada ranah publik, namun strategi backshift ke varietas lokal tetap dipertahankan untuk memelihara solidaritas di ranah intim. Ketiga, medium digital memperkuat style mixing bersifat performatif (caption/komentar) yang me-resignifikasi simbol etnik sebagai modal jaringan. Studi ini berkontribusi dengan memetakan relasi terukur antara mobilitas dan pergeseran kode lintas ranah, sekaligus memperjelas fungsi indeksikalnya bagi manajemen identitas. Implikasi praktis meliputi perancangan layanan publik dan komunikasi kerja multibahasa yang peka identitas, serta pengayaan kebijakan literasi bahasa kota yang mengakui nilai sosial dari repertoar hibrida.





##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

References
[1] Androutsopoulos, J. (2015). Networked multilingualism: Some language practices on social media. International Journal of Bilingualism, 19(2), 185–205.
[2] Auer, P. (Ed.). (1998). Code-switching in conversation: Language, interaction and identity. Routledge.
[3] Blom, J.-P., & Gumperz, J. J. (1972). Social meaning in linguistic structures: Code-switching in Norway. In J. J. Gumperz & D. Hymes (Eds.), Directions in sociolinguistics: The ethnography of communication (pp. 407–434). Blackwell.
[4] Bourdieu, P. (1991). Language and symbolic power. Harvard University Press.
[5] Bucholtz, M., & Hall, K. (2005). Identity and interaction: A sociocultural linguistic approach. Discourse Studies, 7(4–5), 585–614.
[6] Eckert, P. (2000). Linguistic variation as social practice: The linguistic construction of identity in Belten High. Blackwell.
[7] Gardner-Chloros, P. (2009). Code-switching. Cambridge University Press.
[8] Giles, H., Coupland, N., & Coupland, J. (1991). Contexts of accommodation: Developments in applied sociolinguistics. Cambridge University Press.
[9] Gumperz, J. J. (1982). Discourse strategies. Cambridge University Press.
[10] Li, W. (2018). Translanguaging as a practical theory of language. Applied Linguistics, 39(1), 9–30.
[11] Milroy, L. (1987). Language and social networks (2nd ed.). Blackwell.
[12] Milroy, L., & Gordon, M. (2003). Sociolinguistics: Method and interpretation. Blackwell.
[13] Myers-Scotton, C. (1993). Social motivations for code-switching: Evidence from Africa. Oxford University Press.
[14] Otsuji, E., & Pennycook, A. (2010). Metrolingualism: Fixity, fluidity and language in flux. International Journal of Multilingualism, 7(3), 240–254.
[15] Rampton, B. (1995). Crossing: Language and ethnicity among adolescents. Longman.
[16] Sebba, M. (2012). Spelling and society: The culture and politics of orthography around the world. Cambridge University Press.
[17] Shin, S. J. (2013). Bilingualism in schools and society: Language, identity, and policy (2nd ed.). Routledge.
[18] Woolard, K. A. (1998). Introduction: Language ideology as a field of inquiry. In B. B. Schieffelin, K. A. Woolard, & P. V. Kroskrity (Eds.), Language ideologies: Practice and theory (pp. 3–47). Oxford University Press.