Pengaruh Konsentrasi Indole Butyrid Acid (Iba) Terhadap Pertumbuhan Stek Batang Anggur (Vitis vinifera) Varietas Everest
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Abstract
Penelitian ini menggunakan Rancangaan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial terdiri dari 6 taraf perlakuan yaitu : I0 :tanpa pemberian Auksin IBA (Indole Butirid Acid), I1: 50 ppm/l, I2:100 ppm/l, I3:150 ppm/l, I4:200 ppm/l, I5:250 ppm/l.Perlakuan masing-masing diulang sebanyak 4 kali sehingga didapatkan 24 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri dari 10 tanaman/polybag sehingga jumlah tanaman 24 x 10 = 240 tanaman. Pengamatan Parameter Pada penelitian ini dilakukan kegiatan parameter untuk mengetahui pertumbuhan tanaman yang meliputi persentase tumbuh setek (%), umur bertunas (HST), jumlah tunas (HST),panjang tunas(cm), jumlah daun (helai) dan jumlah stek hidup(HST). Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa, konsentrasi perlakuan IBA berpengaruh nyata terhadap persentase bertunas ,umur bertunas. Panjang tunas 37, 44, 51, 58, dan 65 HST dan jumah daun 37, 44, 51, 58, dan 65 HST, pemberian konsentrasi IBA 50 ppm/l merupakan dosis terbaik untuk mendorong pertumbuhan tuna,panjang tunas dan jumlah daaun pada stek batang angggur.
##plugins.themes.bootstrap3.article.details##
Bailey, L.H. 1950. The Standard Cyclopedia of Horticulture. Vol II - III. The MacMillan Company, New York. ( M)
Bidwell,R,G,S.1979. plant physiology. Maemillan publishing. Co. inc. new.york.p687
Butar butar, B.1993. Pengaruh IBA (Indole Butyrid Acid ) dan jumlah buku terhadap pertumbuhan stek panidi (vanilla planfolia andreas )
Danu, Siregar, IZ., dan Wibowo, C. (2010). Pengaruh umur sumber bahan stek terhadap keberhasilan stek pucuk meranti tembaga (Shorea leprosula Miq.). Jurnal Penelitian Hutab Tanaman, 7(3),131-139
Davies, PJ. 1981. The Plant Harmones Their Nature Ocurrence and Function. In Davies p.j (Eds) Plant Hormones and Role in Plant Growth and Develoment Martinus Nijhoff Publishers ,Boston.pp.1-10.
Fahmi, Z.I. 2014. Kajian Pengaruh Aukisn terhadap Perkecambahan Benih dan Pertumbuhan Tanaman. Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebuna Surabaya.
Hasanah, K. 2007. Efektivitas Konsentrasi IBA( Indole Butyric Acid) dan Lama Perendaman Terhadap Stek Jeruk Nipis (Citrus auratifolia swingle). Skripsi.Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Hidayati, F.2010. Bertanam Buah Anggur .Kenangan Pustaka Indonesia,Banten
Ismadi. 2009. Budidaya Anggur dan Stroberi. Desa Pustaka Indonesia, Jawa Tengah
Khoiriah N.,E.S.Rahayu,dan L.Herlina`2013.Induksi Perabanyakan Tunas Rosa damascene Mill. Dengan Penambahan Auksin dan Sitokinin.Unnes Journal Life Science.2(1): 57-63.
Lakitan, B. 1996. Fisiologi Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Lestari, E.G. 2011. Peranan Zat Pengatur Tumbuh dalam Perbanyakan Tanaman Melalui Kultur Jaringan. J.Agro Biogen 7(1): 63-68.
Kusumo, S. 1984. Zat Pengatur Tumbuh. CV Yasaguna, Jakarta.
Kristina, Z. 2008. Teknik Perbanyakan Vegetatif Jenis Tanaman Acacia mangium Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan.Info Teknis Vol.5 No.2.
Matanari, J. 2011. Peningkatan Produktivitas Ubi Jalar Berkelanjutan. Majalah Ilmiah Media Unika, Tahun ke 24 no 79.pp32-60.
Matanari, J.2011. Pembangunan Social. Agroforeshy Aren (Arenga pinnata Merr.) Pada Lahan Kritis. Majalah ilmiah. Media Unika, Tahun ke 24 no 79.
p61-69.
Matanari, J.1991. Pengaruh 24,D dan Ethephon Terhadap Pertumbuhan Produksi Kedelai (Glicine max L.merr ) Tesis. Fakultas Pasca Sarjana. IPB Bogor
Moore. TC. 1979. Biochemistry and Physiology Of Plant Hormones, Springer Verlag,New Yorkm, 305
Nurzaman, Z. 2005. Pemgruh Zat Pengatur Tumbuh NAA dan IBA terhadap Pertumbuhan Setek Mini Pule Pandak ( Rauwolfia serpentine Benth). Hasil
Kultur In Vitro pada Arang Sekam dan Zeolit .Skripsi. Institut Pertanian Bogor, Bogor.J.agronomi Vol.20 (2): 35-40.
Panjaitan, M. 2000. Pengaruh Konsentrasi IBA dan Lama Perendaman terhadap Persentase Keberhasilan Pertumbuhan Setek Pucuk Jeruk Nipis .Skripsi. Fakultas Pertanian , Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara,Medan.
Prastowo, N., J M. Roshetko 2006. Teknik Pembibitan dan Peerbanyakan Vegetatif Tanaman Buah. Word Agroforestry Centre (ICRAF) dan Winrock International.Bogor .Indonesia.
Rochim, K dan Sri setiady, H, 1979, Pembikan Vegetatif Pengantar Agronomi, Rochiman dan Harjadi.1973. Pembiakan Vegetatif Departemen Agronomi. Fakultas Pertanian.Institut Pertanian Bogor.
Santoso, H, B. Mengenal Tanaman Obat Anggur. Pohon Cahaya Semesta,Yogjakarta
Sandra, E.2010. Peranan zat pengatur tumbuh dalam kultur jaringan.jakarta: Esha Flora
Sitorus, H.2007.Pengaruh Konsentrasi IBA dan Diameter Stek Akar Terhadap Pertumbuhan Sukun(Artoscarpus communis).skripsi jurusan agronomi Fakultas Pertanian Unika Santo Thomas,Medan.
Soegito dan P. Santoso. 1986. Pengaruh pemberian air terhadap produksi dan pendapatan usahatani anggur di Asembagus. Hortikultura 20, 654 - 656.
Sulastri,Y.S.2004. Pengaruh Konsentrasi Indole Butyric Acid (IBA) dan Lama Perendaman terhadap Pertumbuhan Setek Pucuk Jambu Air (Syzygium semarangense Burn.F.alst).Universitas Katolik Santo Thomas,Medan.
Schmidt dan Ferguson. 1951. Post Harvest Handling and Utilization of Tropical fruit
and vegetable. The AVI Publication Company, Inc., Westport, Connecticut.
Titisari, A. 2018. Buah Anggur Tropis di Teras, Depok : PT ,Trubus Swadaya Tohir, K.A. 1970. Bercocok Tanam Buah-buahan. Prod.nya Paramita. Jakarta. Tupan, J.A. 1990. Penentuan cara meletakkan BIT pisang dan Tingkat
Konsentrasi NAA Terhadap Pertumbuhan BIbit pisang di Pesemaian.Tesis. Ambon. Fakultas Pertanian,Universitas Pattimura
Wattimena, G.A. 1987. Zat Pengatur Tumbuhm-tumbuhan, Pascasarjana, IPB. Bogor 243p.
Yusuf, I. 2022. Hasil wawancara dengan Ahli Lapangan/Pengusaha Agrowisata Anggur.Anugerah Farm. Medan; Kebun Anggur.
Wilkins, B. M. 1989. Physiology of Plant Growth And Development. McGraw- Hill Publishing Company Li- mited, Maiden head, Berkshire. England. Diter - jemahkan Sutedjo, M.M dan A. G. Kartasapoetra.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.